Sentra Medika Bangun Pusat Layanan Kanker di Bogor, Beroperasi Tahun 2025

Wecome Ankaraataemlak di Portal Ini!

Bogor – Sentra Medika Bangun Pusat Layanan Kanker di Bogor, Beroperasi Tahun 2025

Untuk meningkatkan pelayanan dengan mendukung enam pilar transformasi kesehatan, RS Sentra Medika Cibinong mendirikan pusat kanker terintegrasi pertama di Kabupaten Bogor. Layanan yang diberi nama Suherman Widyatomo Integrated Cancer Center (SWICC) ​​ini akan menjadi center of excellency dalam penanganan kanker bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Bogor dan sekitarnya.

“SWICC ini kami bangun tentunya dengan tetap memperhatikan kebijakan strategis Kementerian Kesehatan (Kemenke). Pilarnya ada enam, pilar kedua adalah transformasi rujukan,” kata Direktur Utama RS Sentra Medika Cibinong, Dr. Lanjar Sugiyanto, MARS, pada acara groundbreaking SWICC, Rabu (31/01/2024).

Prioritasnya adalah jantung, neurologi (stroke) dan juga kanker. Kanker ini naik ke peringkat kedua, baik dari segi morbiditas maupun mortalitasnya, lanjutnya. Tingkat Obesitas di Jepang Lebih Rendah 90 Persen Dibandingkan Amerika, Ini Kuncinya

Pernyataan Dr Lanjar ini didukung oleh data Kementerian Kesehatan RI yang menyebutkan kanker merupakan penyebab kematian kedua di dunia. Setiap tahunnya, kanker merenggut 9,6 juta nyawa. Melalui SWICC, ia berharap masyarakat khususnya Kabupaten Bogor dapat melakukan skrining (deteksi dini kanker) untuk menurunkan angka tersebut.

Nantinya kita akan memberikan edukasi, pelayanan, metode deteksi dini dan lain sebagainya, kata dr. Garis.

“Jangan menunggu sampai kanker sudah pada stadium lanjut baru ke rumah sakit,” imbuhnya.

Selain skrining, SWICC juga menawarkan layanan diagnostik, bedah onkologi, rekonstruksi pasca bedah (mikro dan super mikro), terapi bertarget, terapi hormon, kemoterapi, imunoterapi, dan perawatan paliatif bagi penderita kanker stadium akhir.

Tujuan didirikannya pusat layanan kanker ini adalah untuk memberikan layanan kanker yang terintegrasi, multidisiplin, holistik dan komprehensif.

RS Sentra Medika Cibinong sendiri merupakan Fasilitas Kesehatan Rujukan Lanjutan (FKRTL) Kelas B. Nantinya, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa mendapatkan fasilitas tersebut tanpa harus ke Rumah Sakit Dharmais yang terletak di Jakarta Pusat.

“Kalau masyarakat di Bogor kena kanker, harus ke Jakarta untuk radioterapi atau onkologi, jaraknya lumayan jauh. Nanti berjam-jam macet (macet), belum lagi biaya transportasi, belum lagi kalau mau antri. … Daftar tunggunya sampai tiga bulan,” kata dr Lanjar.

“Dengan adanya SWICC akan memberikan kelegaan, kemudahan dan kecepatan bagi pasien kanker di Kabupaten Bogor dan sekitarnya,” lanjutnya.

Dr. Lanjar berharap pembangunan SWICC dapat membawa manfaat bagi masyarakat khususnya Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Jadi yang dari Cianjur, Sukabumi, atau Depok bisa datang ke sini, intinya bagi yang belum mendapat layanan ini (SWICC), kami terima dan perlakuannya sama, kata Dr Lanjar. Sentra Medika Bangun Pusat Layanan Kanker di Bogor, Beroperasi Tahun 2025

Pada saat yang sama, CEO Sentra Medika Group, Dr. Dr. Eddy Suharso, SH, MKes mengatakan service center ini akan mulai berfungsi pada tahun depan.

“Bangunan tersebut akan selesai tahun ini dan akan melayani masyarakat Bogor pada tahun depan. Lingkungan pengobatan radiasi yang akan dibangun terdiri dari 4 lantai,” lanjutnya.

Nantinya, SWICC akan dilengkapi dengan peralatan terapi radiasi yang canggih seperti simulator CT, terapi radiasi external linear accelerator (LINAC) “Harmony Pro”, brachytherapy (terapi radiasi internal), serta klinik rawat jalan khusus pasien kanker.

Diharapkan melalui pembangunan gedung SWICC menjadi tempat tumbuhnya harapan dan terus memberikan dukungan kepada pasien dan keluarganya di setiap langkah perjalanannya. Tonton video “Peringatan! Daging merah bisa menyebabkan kanker pankreas” (ncm/ega)