Jangan Pernah Simpan Tablet atau Laptop di Bagasi dan Kabin

Selamat datang Ankaraataemlak di Portal Ini! Anak Usaha Telkomsel Sukses Cuan Puluhan Miliaran Rupiah

Ankaraataemlak TECHNO – Heboh viral di media sosial seorang penumpang bus Rosolia Inda yang kehilangan tablet di jalan Wonosobo menuju Siputat menarik perhatian Inspektur Lalu Lintas Dharmendra. Menurutnya, kasus tersebut tidak menguntungkan pihak operator bus. Menurut dia, tidak mungkin pengemudi dan petugas bus mengurus satu per satu barang pribadi dan barang berharga penumpang. “Tanggung jawab pengemudi adalah mengantar (penumpang) sampai tujuan dengan selamat, bukan mengurus barang. Selalu ada yang tertulis (dalam hal tiket dan operator). Bus) “Dalam kasus penumpang yang nakal. Barang berharga seperti tablet atau laptop tidak boleh disimpan di bagasi atau kabin. Simpanlah di tempat yang mudah dijangkau.” 2 Tahun 2024. Menurut dia, seluruh moda transportasi baik darat, laut, maupun udara selalu meminta penumpangnya untuk menjaga barang bawaan dan barang berharganya. Tanggung jawab operator bus atas kerusakan. TIDAK. Penumpang harus selalu berhati-hati karena bus merupakan area publik ” apalagi jika berisi informasi penting Barang elektronik itu mahal, jadi mereka tidak melihatnya “Jadi kalau masih ada masalah ya tidak bisa,” jelas Dharmantiah. Penumpang mengatakan mereka kehilangan barang berharga dan harus melapor ke polisi jika ingin meminta ganti rugi dari operator bus. Namun hingga saat ini, jarang sekali wisatawan yang melakukan hal tersebut. Otoritas regulasi mengatur aspek keselamatan dalam Peraturan Kementerian Perhubungan atau Permenhub Nomor 15 Tahun 2019 tentang angkutan orang melalui angkutan umum. Selain memenuhi kualifikasi lalu lintas dan persyaratan teknis, sekaligus menjaga keamanan barang seperti barang di bagasi. Ketentuan tersebut tidak memberikan kompensasi atas tas pribadi dan barang berharga penumpang, karena hal ini mempengaruhi lingkungan komersial pengangkutan. Karena itu logika Mengapa tidak bisa diperbaiki? Sebab, jika digunakan demikian, semua musafir akan mengaku kehilangan barangnya, dan dia bisa bangkrut Jadi yang dikendalikan hanya keselamatan penumpangnya saja,” ujarnya. Namun, Dharmendra mengatakan, minat penumpang Bus Antar Kota (AKAP) tidak akan terpengaruh selama operator menyediakan layanan tersebut. Pelayanan penumpang yang sangat baik Sementara itu, Haji Andy, salah satu penumpang yang menunggu bus Rosalia Inda di Danau Palur, Karangania, Jawa Tengah, mengaku menaiki Rosalia Inda setiap dua bulan sekali. Seorang penumpang di Jakarta menulis di media sosial bahwa dia tidak khawatir kehilangan tabletnya di dalam bus dari Wonosobo menuju Siputat beberapa waktu lalu. Ia mengatakan Rosalia Inda disiplin dan tepat waktu. Misal kita berencana berangkat jam segitu ya, kita harus ada di sana Begitu pula Jandu (40) yang juga tidak terdampak virus tersebut. Ada hal-hal yang hilang di Rosalia Inn Warga Surabaya ini menggunakan bus. “Saya sudah merasa nyaman dengan pelayanannya,” ujarnya. Perampokan dengan menggunakan pecahan kaca mobil terjadi di Bekaa dan komedian Mohammed Kadawi menjadi korbannya. Polisi menyelidiki tempat kejadian dan mengejar pencuri melalui jendela mobil yang pecah. Ankaraataemlak 7 Februari 2024 Jangan Pernah Simpan Tablet atau Laptop di Bagasi dan Kabin

Jangan Pernah Simpan Tablet atau Laptop di Bagasi dan Kabin