Jamur Patogen Pembunuh Kelelawar Ditemukan di Usus Otzi Manusia Es

Selamat datang Ankaraataemlak di Portal Ini!

ALASKA – Dalam studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, para peneliti menemukan bahwa Otzi the Iceman, yang meninggal di Pegunungan Alpen sekitar 5.300 tahun lalu, terinfeksi virus jamur yang juga dapat membunuh kelelawar. Jamur Patogen Pembunuh Kelelawar Ditemukan di Usus Otzi Manusia Es

UPDATE – Sudah jutaan tahun sejak gigi manusia muncul BenQ Gandeng iBox Hadirkan Gawai Baru

Jamur yang disebut Histoplasma capsulatum dapat menyebabkan histoplasmosis. Penyakit ini dapat menyerang paru-paru, kulit, dan organ lainnya. Dalam kasus yang parah, histoplasmosis dapat menyebabkan kematian.

Peneliti menemukan jamur di usus Otzi saat memeriksa DNA jenazahnya.

Hasil diagnosis juga menunjukkan bahwa Otzi mengalami gejala infeksi jamur, termasuk radang hati dan limpa.

Penemuan ini menunjukkan bahwa jamur Histoplasma capsulatum hidup di Eropa setidaknya 5.300 tahun yang lalu.

Jamur ini menyebar melalui udara dan dapat ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui kontak dengan kotoran kelelawar.

Penelitian ini juga berdampak pada pemahaman kita tentang kesehatan manusia di masa lalu. Para peneliti percaya bahwa manusia purba mungkin telah terinfeksi jamur. Jamur Patogen Pembunuh Kelelawar Ditemukan di Usus Otzi Manusia Es

“Penemuan ini menunjukkan bahwa penyakit jamur berbahaya bagi kesehatan manusia bahkan di masa lalu,” kata Dr. Albert Zink, salah satu peneliti dari Institute for Mummies and Human Remains di Universitas Innsbruck, Austria, melaporkan IFL Science.

“Temuan ini menyoroti pentingnya melakukan lebih banyak penelitian mengenai penyakit menular pada manusia purba.” dia menambahkan.