Heboh! Warga dan DPRD Sepakat Tolak Pembangunan Sekolah Kristen di Parepare

Wecome Ankaraataemlak di Portal Ini!

Parepare – Belakangan ini sejumlah warga melakukan protes terhadap pembangunan sekolah Kristen di Parepar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Masyarakat menilai pembangunan sekolah ini melanggar aturan yang ada. Heboh! Warga dan DPRD Sepakat Tolak Pembangunan Sekolah Kristen di Parepare

Kemudian, warga melakukan aksi protes terhadap pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel di lokasi tersebut. Demonstrasi digelar pada Kamis, 6 Oktober 2023 di Jalan Poros Parepare-Pinrang dan di depan Kantor DPRD Parepare.

Warga yang ikut dalam kejadian tersebut mengatakan, Sekolah Kristen Gamaliel dibangun melanggar aturan terkait. Selain itu, tempat ini terletak di kawasan dengan jumlah penduduk beragama Islam yang besar.

Dalam video yang diposting akun @____theDEVIL, terlihat ratusan warga berunjuk rasa secara besar-besaran yang dilakukan dengan damai dan antusias. Mereka datang dengan membawa bendera dan spanduk yang menunjukkan penolakan terhadap pembangunan Sekolah Kristen Yayasan Gamaliel. Wamendagri Kukuhkan 533 Calon Praja IPDN Angkatan XXXIV Jadi Praja Pratama

Para pengunjuk rasa mengeluarkan pernyataan yang menyatakan ingin menjaga keberagaman agama dan mencegah konflik sosial akibat pembangunan sekolah tersebut.

“Kami dari Aliansi Masyarakat Soreng di Parepa menentang keras pembangunan Sekolah Kristen Gamalil di daerah kami. “Kami tidak menginginkan konflik agama, kami menginginkan perdamaian,” kata seorang pengunjuk rasa.

Menyikapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepar akhirnya turun tangan. Dewan di kampung halaman mantan Presiden RI BJ Habibie menolak tegas rencana pembangunan sekolah Kristen dari Yayasan Gamaliel.

Hal ini terjadi setelah protes besar-besaran dari masyarakat yang menuntut pembubaran sekolah.

Keputusan tersebut diumumkan secara resmi dalam sidang istimewa DPRD Parepar pada Jumat, 6 Oktober 2023. .

Menurut DPRD PPRP, pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel menjadi perbincangan hangat dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, protes terhadap proyek tersebut semakin meningkat karena sebagian warga Parepar, termasuk tokoh agama dan sebagian masyarakat, memandang pendirian sekolah Kristen sebagai ancaman bagi masyarakat seperti para wali di kota tersebut.

Karena banyaknya permintaan warga, DPRD Parepare akhirnya memutuskan menolak proyek sekolah Kristen Gamaliel. Dalam keterangan resminya, DPRD Parepare menyatakan diputuskan untuk menjaga keadilan dan stabilitas di Parepare.

“Kami mendengarkan suara masyarakat dan menurut kami penting untuk menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama di kota. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Parepar kepada Kaharuddin Kadir dalam keterangannya, Senin, 9 Oktober , 2023: “Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kebutuhan masyarakat. “Itu adalah prioritas kami.”

Menurutnya, keputusan tersebut menuai banyak pendapat dari berbagai pihak, termasuk yayasan Kristen yang berencana membangun sekolah.

Keputusan DPRD Kota Parepar yang menolak pembangunan Sekolah Kristen Gamaliel menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan proyek pembangunan yang berkaitan dengan kehidupan kolektif. Heboh! Warga dan DPRD Sepakat Tolak Pembangunan Sekolah Kristen di Parepare

“Sebagai wakil rakyat, DPRD bertindak sesuai keinginan masyarakat dalam kegiatannya menjaga persatuan dan kerukunan di Parepare,” kata Kaharuddin Kadir.

“Jadi kami sepakat agar DPRD segera menyurati penyelesaian pembangunan sekolah ini,” jelasnya.

Baca artikel edukasi menarik di tautan ini. Profesor Quraish Shihab mengundang Khatib pada hari Jumat untuk menyampaikan pesan tentang keluarga manusia. Ankaraataemlak 31 Januari 2024