Entrust Luncurkan Pendekatan Zero Trust untuk Memperkuat Keamanan Siber

Wecome Ankaraataemlak di Website Kami!

Ankaraataemlak, Jakarta – Entrust, pemimpin global dalam keamanan identitas dan data, telah meluncurkan serangkaian fitur baru yang dirancang untuk meningkatkan keamanan perusahaan guna mendorong pendekatan zero-trust yang lebih matang. Entrust Luncurkan Pendekatan Zero Trust untuk Memperkuat Keamanan Siber

Hal ini merupakan upaya memperkuat keamanan siber.

Baca Juga: MTM Didedikasikan untuk Melindungi Keamanan Siber Raih Penghargaan dari BSSN

Inovasi-inovasi ini mencakup peningkatan keamanan, peningkatan visibilitas, dan orkestrasi infrastruktur virtual dan manajemen kunci kriptografi yang lebih baik, kata Bhagwat Swarup, presiden Intrust Digital Security Solutions.

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/2/2024), Bhagwat Swarup mengatakan, “Langkah ini merupakan upaya untuk mengatasi tantangan besar dalam menjaga keamanan perusahaan di era digital ini.” Google: Netizen Indonesia Lebih Aware Berita Hoax Pemilu

Baca Juga: Pakar IT Ahmed Faizun mendorong pemerintah mengadopsi keamanan siber ala Rusia dan China

Menurutnya, dengan meningkatnya ancaman siber, seluruh pemimpin TI dan keamanan siber harus memastikan keamanan perusahaan, merencanakan strategi yang efektif dan memprediksi risiko, memastikan kepatuhan sistem serta pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

“ZeroTrust menawarkan solusi komprehensif yang tidak hanya meningkatkan keamanan, namun juga mendukung operasi hybrid dan multi-cloud.

“Inovasi terbaru dari Entrust ini membantu perusahaan mendapatkan pemahaman dan kontrol yang lebih baik atas cara mereka mengelola kunci enkripsi, rahasia, dan aplikasi mereka di lokasi fisik, di lingkungan virtual, atau di mul1-cloud,” kata Bhagwat Swaroop. .

Entrust juga telah mengembangkan alat yang disebut Zero Trust Self-Assessment beserta perjalanan zero trust pelanggannya untuk membantu perusahaan memahami dan menilai bagaimana kebijakan keamanan mereka selaras dengan Model Kematangan Zero Trust yang ditetapkan oleh Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur. apakah itu dibuat? (CSA).

Secara khusus, Entrust telah memperluas kemampuan pelanggan untuk mengatasi aspek-aspek kerangka Zero Trust berikut ini.

Ini termasuk pengembangan perangkat lunak yang aman menggunakan perangkat keras kriptografi yang memungkinkan pengembang membuat dan mengeksekusi algoritma perangkat lunak yang sensitif dan rahasia dengan aman dalam lingkungan pengembangan standar.

Entrust juga telah merilis SDK untuk memungkinkan pelanggan menggunakan algoritma kriptografi pasca-kuantum (PQC) Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST) dalam lingkungan yang aman.

Di sisi lain, kontrol dan visibilitas dalam pemeriksaan enkripsi dan pengelolaan data rahasia ditingkatkan.

Hal ini memungkinkan organisasi untuk membuat inventaris kunci enkripsi dan mendapatkan visibilitas penuh atas data terkait baik di lingkungan fisik maupun cloud.

Entrust menyediakan dasbor yang terintegrasi dan terpadu untuk melihat dan memantau kepatuhan semua aset kripto secara terpusat, baik aset tersebut berlokasi di satu atau beberapa lokasi penyimpanan aman, didistribusikan secara lokal atau geografis.

Keamanan kontrol akses kemudian diperluas ke infrastruktur lokal dan virtual.

Hal ini untuk memastikan bahwa semua permintaan akses sumber daya virtual di pusat data dan private cloud harus diautentikasi dan diotorisasi sebelum akses diberikan.

Dengan begitu, pelanggan dapat merasa aman karena beban kerja dijalankan di bawah beberapa kontrol keamanan dan otorisasi, termasuk persetujuan tingkat kedua, kontrol akses berbasis risiko (RBAC), dan autentikasi multifaktor (MFA). Entrust Luncurkan Pendekatan Zero Trust untuk Memperkuat Keamanan Siber

Entrust juga dapat memfasilitasi kepatuhan privasi data, yang merupakan hal penting di Indonesia, dengan menonaktifkan mesin virtual ketika dipindahkan ke luar area yang ditentukan.

“Indonesia merupakan negara berkembang yang sangat agresif dan memiliki potensi khususnya dalam transformasi digital,” kata Bhagwat Swarup.

Hal ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia untuk menjadi ekosistem yang terpercaya bagi seluruh pemangku kepentingan, dimulai dari identitas yang terpercaya, data yang terpercaya, dan transaksi yang terpercaya.

Sally, CEO Pt. iTrust Data Technology, Entrust Digital Security Authorized Partner Indonesia menambahkan bahwa pihaknya mempercayakan iTrust sebagai mitra keamanan digital resmi di Indonesia dengan kerjasama dan dukungan dari Entrust.

“Hal ini dilakukan untuk bergandengan tangan dalam transformasi digital ini,” kata Sali. (Jumat/Jpnn)