5 Kesepakatan Transfer Terbaik dan Terburuk Chelsea di Bulan Januari

Selamat datang Ankaraataemlak di Portal Ini!

Ankaraataemlak – Tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi di Chelsea bulan ini, tapi mereka mungkin tidak seaktif Januari tahun lalu. 5 Kesepakatan Transfer Terbaik dan Terburuk Chelsea di Bulan Januari

Saat itu, ada delapan pemain baru yang bergabung ke Stamford Bridge, namun belum ada satupun yang bisa menunjukkan performa signifikan dan konsisten. Namun kisruhnya bursa transfer musim dingin bukanlah hal baru bagi Chelsea.

Dikutip dari Mirror, berikut lima kesepakatan bisnis terbaik dan lima kesepakatan bisnis terburuk yang terjadi di kota biru London barat dalam beberapa tahun terakhir. Terbaik Begini Kata Shin Tae-yong Soal Timnas Indonesia Berpeluang Lolos 16 Besar Piala Asia 2023 Sebelum Laga Lawan Jepang

1. Branislav Ivanovic: Tidak mendapat banyak tawaran dalam kesepakatan £10 juta dari Lokomotiv Moscow, namun menghabiskan sepuluh tahun di Stamford Bridge, memainkan 377 pertandingan dan memenangkan tiga Premier League, tiga Piala FA, satu Piala Liga, dan satu Liga Champions . . , dan Liga Europa. Fullback tidak bisa diandalkan.

2. Gary Cahill: Seorang pelayan yang sangat baik selama tujuh setengah musim, pemain ini dibeli hanya dengan £7 juta pada tahun 2012. Dia akhirnya memenangkan delapan trofi, memainkan 290 pertandingan dan mencetak 25 gol sebagai gelandang. Prestasi ini merupakan bagian dari tawar-menawar, bahkan dengan mempertimbangkan inflasi pasar.

3. Nemanja Matic: Mungkin dia seharusnya tidak menyerah pada kesempatan pertama, namun keputusan untuk membawa kembali pemain Serbia itu dengan harga £21 juta pada tahun 2014 tidak sia-sia, karena dia akhirnya dijual dengan harga hampir dua kali lipat harga Manchester United. Pernah menjadi bagian dari tim yang memenangkan Liga Premier dua kali dan Piala FA.

4. Olivier Giroud: Pemain yang sangat dihormati setelah kepergiannya. Frank Lampard ingin melepasnya namun ia tetap menjadi pencetak gol terbanyak Prancis, namun ia masih kokoh hingga saat ini bersama Milan di usia 37 tahun. Mereka memenangkan Piala FA, Liga Champions, dan Liga Europa dalam tiga musim.

5. David Luiz: Periode pertamanya dibayangi oleh periode kedua yang tidak meyakinkan di klub dan periode berikutnya yang penuh gejolak di Arsenal, namun bek asal Brasil ini berperan penting dalam kemenangan pertama Chelsea di Liga Champions pada tahun 2012 dan berada dalam performa yang baik sebelum bergabung dengan PSG. Catat biaya transfernya. Terdakwa tahun 2014. Terburuk

1. Alexandre Pato: Bos yang terlupakan, dipinjamkan ke Corintho pada paruh kedua musim 2015-16 tetapi tidak pernah fit dan hanya tampil dua kali meski mencetak gol pertama Aston Villa.

2. Juan Cuadrado: Direkrut setelah tampil mengesankan di Piala Dunia 2014 bersama Kolombia dalam kesepakatan £23 juta ditambah kepindahan Mohammed Salah ke Fiorentina. Cuadrado mencatatkan 15 penampilan, tanpa gol atau assist, dan dipinjamkan ke Juventus selama dua musim sebelum bergabung dengan Si Nyonya Tua secara permanen.

3. Gonzalo Higuain: Pemain bintang Real Madrid, Napoli dan Juventus, penandatanganan pinjaman striker asal Argentina itu pada tahun 2019 tidak benar-benar terjadi. Mereka telah mencetak lima gol di semua kompetisi dalam setengah musim. 5 Kesepakatan Transfer Terbaik dan Terburuk Chelsea di Bulan Januari

4. Joao Felix: Salah satu dari delapan pemain yang bergabung musim lalu dengan status pinjaman besar, pemain tersebut memulai dengan baik dalam kemenangan pertandingan melawan Fulham. Namun sayang, dia harus dikeluarkan dari lapangan, yang mengakhiri pertandingan dengan catatan pahit bagi seluruh tim sebelum meninggalkannya tanpa perpisahan yang baik.

5. Fernando Torres: Striker Spanyol ini menjadi pemain termahal keenam dalam sejarah setelah kepindahannya senilai £50 juta dari Liverpool, namun ia sudah melewati puncak karirnya.

Meski memberikan momen tak terlupakan dengan mencetak gol untuk Barcelona di Liga Champions, serta menjuarai dua kompetisi besar Eropa dalam tiga musim, namun performanya tak mencapai double digit dalam satu musim liga dan dinilai kurang memuaskan mengingat ukurannya. Gaji. Juergen Klopp Khawatir Melihat Pemulihan Chelsea, Apakah Liverpool Bisa Menang atau Tidak? Manajer Liverpool Juergen Klopp mewaspadai comeback Chelsea di beberapa laga terakhir jelang bentrokan Premier League di Anfield Ankaraataemlak 31 Januari 2024